Sunday, April 3, 2011

Obat Untuk Penderita Bipolar

Berikut akan saya jelaskan secara singkat tentang beberapa obat untuk Bipolar yang pernah dokter berikan pada saya. Semua yang ditulis adalah nama dagang. Dosis tidak saya tulis soalnya dosis terapi untuk Bipolar bervariasi tiap orang dan tergantung dokternya juga. Semoga bermanfaat..

1. Depakote

Depakote ( Asam Valproat ) adalah jenis obat antikonvulsan ( anti-kejang ), yang biasa juga diberikan pada penderita Bipolar. Bekerja dengan mempengaruhi zat kimia pada otak. Efek samping yang mungkin timbul adalah gangguan lambung ( rasa mual, tidak nyaman di perut atas ), peningkatan berat badan, kelelahan, pusing, tremor ( kejang ringan kaya tangan gerak-gerak sendiri gitu ), dll.

2. Cipralex

Cipralex ( Escitalopram ) adalah jenis obat antidepresan golongan SSRI. Biasa digunakan untuk mengatasi depresi dan gangguan kecemasan, termasuk depresi pada Bipolar. Cipralex meningkatkan zat kimia Serotonin di otak. Cipralex mungkin saja menyebabkan insomnia. Efek samping lainnya, mulut kering, berkeringat, konstipasi, penurunan libido, dll.

3. Seroquel

Seroquel ( Quetiapine ) adalah obat golongan antipsikotik atypical. Biasa digunakan sebagai obat untuk Skizofrenia dan Bipolar. Efek sampingnya bisa mengantuk, nyeri perut, pusing, mulut kering, radang tenggorokan, dll. Pada pemakaian pertama, pasien mungkin merasa lelah yang berlebihan dan kondisi kesadaran umum menurun ( som nolen ). 

4. Frisium

Frisium ( Clobazam ) adalah obat derivat benzodiazepin. Merupakan obat anti kecemasan dan anti kejang. Saya diberikan obat ini hanya diminum jika benar-benar diperlukan ( keadaan resah, cemas berlebihan ).

5. Abilify

Abilify ( Aripiprazole ) adalah obat golongan antipsikotik atypical. Biasa digunakan pada Skizofrenia, Bipolar, dan Depresi. Efek samping yang dapat muncul antara lain rasa tidak nyaman di perut, rasa lelah, mual muntah,  dll.

6. Lamictal

Lamictal ( Lamotrigine ) adalah obat golongan anticonvulsant ( anti-kejang ), yang juga biasa diberikan pada pasien Bipolar. Tercatat paling efektif sebagai pencegah kambuhnya Bipolar. Efek samping yang dapat timbul antara lain kurangnya kordinasi, pusing, penglihatan ganda dan gangguan penglihatan lainnya.

Perlu diingat, efek samping yang disebutkan disini tidak selamanya akan terjadi dan sangat bervariasi setiap orangnya. Dosis yang diberikan pun bervariasi. Dan kombinasi obat yang diberikan dokter tergantung pada kasus anda. Jadi jangan coba-coba sendiri menggunakan obat ini tanpa sepengetahuan dokter ya..

Awalnya saya minum Cipralex saja. Lalu ditambah Depakote. Karena mengalami peningkatan berat badan, Depakote diganti dengan Lamictal. Berhubung gak mempan, ditambah Abilify. Nah terus gara-gara overdosis Lamictal, obat diganti menjadi Cipralex + Seroquel. Sekarang sudah mendingan, obat yang saya minum Cipralex + Abilify + Frisium ( jika perlu ). Begitu ceritanya. Efek samping yang saya rasa saat minum obat, Cipralex pada awalnya membuat rasa tidak nyaman di perut, Seroquel ngantuk, Depakote berat badan naik. Lainnya aman-aman saja. Tapi secara garis besar obat-obatan ini bisa menyebabkan hipotensi ortostatik ( rasa pusing karena penurunan tekanan darah pada saat posisi berdiri setelah duduk atau berbaring ).



Sumber : Wikipedia.

27 comments:

  1. Sis, pernah denger obat RISPERDAL / RISPERIDON..? Itu obat generik yg murah tapi sangat manjur.. Biasanya untuk mengobati pasien Skizofrenia.. Apa bisa juga buat Bipolar..?

    Saya pernah dengar dari teman kalau Skizofrenia dan Bipolar sebenarnya berdampingan.. Ada orang yg awalnya bipolar lalu semakin parah bipolarnya malah jadi Skizofrenia.

    ReplyDelete
  2. Risperidone itu golongan obat ntipsikotik atypical. Bisa juga dipake untuk mengobati Bipolar.

    Kalau hubungan Skizofrenia dan Bipolar saya nggak terlalu tahu. Keduanya penyakit yang berbeda. Yang saya tahu, pada gejala Bipolar yang parah, bisa terjadi gangguan psikotik ( halusinasi, keyakinan aneh, dll ). Gangguan psikotik adalah gejala skizofrenia juga. Ada juga yang namanya Gangguan Skizo-Afektif semacam Skizofrenia dengan ayunan mood seperti Bipolar. Maaf jika ada yang salah. Hehe.

    ReplyDelete
  3. Hi... met kenal ya..
    Saya cuma mau tanya aja, apa setiap kali kamu masuk masa depresi, selalu mengalami kecemasan?
    Kalau saya seringkali cemas, saya sering berpikir, apa cemas ini penyakit tersendiri atau bagian dari Bipolar.
    Kalau saya sedang Depresi, trus minum obat antidepresan, malahan hypomanic nya muncul, malah bisa bercampur depresi, itu sangat menyakitkan dan pasti serangan cemas n panik datang.
    Thanks ya....

    ReplyDelete
  4. Saya pernah sekali mendapat serangan panik saat depresi. Kalau cemas mungkin iya tapi tidak parah. Sekedar mengkhawatirkan masa depan, apa yang akan saya lakukan sekarang, dan hal kecil lainnya. Tidak sampai gimana gimana banget. Sekedar khawatir saja. Kalau serangan cemas yang mbak maksud yang seperti apa contohnya ?

    Mungkin dosis obat bisa disesuaikan dengan dokter mbak.. Dikurangin dosisnya biar lebih stabil.

    ReplyDelete
  5. wahahaha...dimuat juga :)
    kalau saya minum depakote dan repiredon + omz krn saya punya maag.
    efek samping depakote ke saya sih bukan nambah berat badan, saya malah hilang nafsu makan. terus kalau efek samping respiredon...ugh! udah kayak kena anemia + rahang agak kaku.

    tapi, berhubung saya jg pernah OD krn minum respiredon lebih dr dosis yg ditentukan + omz + sanmol + obat2 laennya yg da di rumah, saya g dikasih itu lagi :)

    ReplyDelete
  6. Aku sekarang balik ke depakote dan nafsu makan aku meningkat. Padahal skrg aja udah obese. -.-" Tapi obat yang ampuh dan nyaman dipake ya Depakote. Rata2 pasien dokterku yang minum Depakote nafsu makannya meningkat.

    ReplyDelete
  7. salam kenal :), aku mungkin udah 8bulan minum obat, dan 2x berhenti krn aku anggap udah gapapa. Dokter juga blg, cukup konsumsi obat 6bln saja. Dan 2x itu selalu kambuh-kambuh lagi. Parahnya sekarang udah 2 minggu minum obat mood masih belum stabil stabil :(.. obat yang dikasi pertama cipralex sama frisium saja. Sekarang soloft seroquel atarax krn ndak stabil-stabil.. benar2 pengaruh di kehidupan sosial saya :(

    ReplyDelete
  8. Well, yang penting perlu diingat bahwa you are not alone, dan bipolar hanya 'hinggap' pada dirimu. Bukan dirimu yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  9. apakah di Indo ada cipralex yang 20mg? trims :)

    ReplyDelete
  10. Mmmm maaf mas / mbak, kalau masalah sediaan obat saya nggak tahu. Mungkin bisa ditanya ke dokternya.

    ReplyDelete
  11. istri aku penderita bipolar dan hampir setiap tahun kambuhan (siklus), nah yang jadi masalah pas saat hamil siklus bipolar datang, obat apa ajah yang aman dikonsumsi? terima kasih...

    ReplyDelete
  12. Wah kalau itu diluar kapasitas aku untuk menjawab karena emang gak tau apa jawabannya. Hehe. Pastikan didiskusikan dengan psikiaternya mas..

    ReplyDelete
  13. mba.....kalo boleh tau untuk konsultasi bipolar di jakarta kemana yah...thanks :))

    ReplyDelete
  14. Konsultasi ke psikiater. Di Jakarta RS besar rata2 ada psikiater yang praktek.. Kalau gak ya ke RSJ. Seperti di Grogol, Sanatorium Dharmawangsa. Di Puskesmas juga ada yang punya poli jiwa tapi saya lupa puskesmas mana aja.. Coba cari di google.

    ReplyDelete
  15. Hidup saya mulai mengalami kemunduran, saya tidak menyadari bahwa selama ini saya mengidap bipolar, bahkan sampai detik ini saya hanya mengambil kesimpulan mengidap ini setelah membaca secara detail ttg symtomp bipolar yang 100% match! dgn kondisi kejiwaan saya,pelan-pelan tapi pasti semua bentuk relationship yg saya punya dengan orang lain mulai hancur, saya divorce krn mantan istri melihat saya seperti orang yg tidak dikenal ketika marah, anak saya takut setiap kali saya pulang kerumah krn pernah melihat saya marah dan berkata2 kotor, tangan saya pernah bergeser dari engselnya karena memukul tembok, saya pernah menyilet tangan saya,dan menyusun rencana bunuh diri(walau gagal)..saat ini saya tidak memiliki antusiasme dan ketertarikan membangun hubungan dengan orang lain atau yg namanya bentuk hidup bahagia saya sudah tidak tahu, cita2 seperti hilang dari otak saya kecuali saya ingin hidup sendiri dan jauh dari keramaian,saya tidak suka berinteraksi, saya lebih suka diam dan menyendiri karena terlalu banyak cerita seperti air bah mengalir dikepala saya yg harus saya ikuti,saya tidak lagi bisa menempatkan sesuatu buat yang lain karena sudah tidak ada ruang kosong, kemampuan mengingat saya semakin menurun,terlalu banyak ide yg mengalir dan secepat itu pula saya tidak lagi bersemangat dengan ide2 itu,saya selalu menyesali diri setelah amarah melewati bahkan saya tidak bisa memaafkan diri saya ketika anak saya yg masih kecil memperlihatkan wajah ketakutan sewaktu saya berteriak dan memaki,saya seperti monster dimatanya,semua saya sesali seiring semua tidak bisa saya hindari,saya mulai kehilangan satu-persatu yg saya sayangi,bahkan saya mulai kehilangan semangat dan keyakinan manfaat dari kehidupan saya,saya tak ubahnya ibarat manusia bonus, seperti orang yg membeli 1 kilo jeruk dan bonus satu biji sebagai ujicoba..tidak mempengaruhi harga kecuali pemanis semata..blog ini sebagai bukti bahwa saya engga sendiri,saya sudah konsultasi dan dideteksi "Anxiety"? tapi obat2nya malah membuat saya spt orang tolol dan mood saya malah tambah hancur krn perasaan melow malah menjadi raja..

    ReplyDelete
  16. Bipolar memang mengganggu kehidupan dan bisa mengambil apa yang kita miliki satu persatu. Tapi perlu diingat, dengan pengobatan yang tepat, bipolar bisa dikontrol.. Coba cari psikiater yang lain dan utarakan bagaimana matchnya gejala bipolar dengan diri anda.. Semoga diagnosisnya bisa lebih tepat dan pengobatannya pun tepat..

    ReplyDelete
  17. sebenarnya gangguan bipolar bsa sembuh n hdp tanpa obat sama sekali ga si? saya sudah 3thn hdp dg obat2an. saya merasa bosan skali

    ReplyDelete
  18. Bisa saja tergantung kondisi dan tentunya hasil diskusi dengan psikiater. Setiap orang memang berbeda sih.. Ada yang tidak pakai obat aman2 saja ada juga yang relaps kalau lepas obat. Semoga anda tidak relaps jika lepas obat.

    ReplyDelete
  19. Saya kenal dengan orang yang memiliki gangguan kejiwaaan seperti yang dijelaskan di atas. Suatu hari beliau melakukan pengobatan bekam, dan alhamdulillah dengan banyak melakukan aktivitas agama, mendekatkan diri kepada Rabb, gangguan tersebut perlahan hilang. Mudah-mudahan bermanfaat.

    ReplyDelete
  20. salam kenal...kmrn saya ke pskiater krn saya merasa sangat depresi dengan hidup saya....dan setelah saya bercerita ke psikiater saya, dia bilang kemungikinan saya mengidap bipolar walaupun harus di teliti lebih lanjut..dan sekarang saya di berikan obat 3 jenis yaitu zerlin, neripros dan alviz,,,apakah anda bisa sharing kegunaan dari obat-obat ini...trims

    ReplyDelete
  21. Hi, well singkatnya, Zerlin itu golongan antidepresi. Neripros golongan antipsikotik ( psikotik itu gangguan yang kaya halusinasi dan waham. Waham itu keyakinan yang keliru yang tidak sesuai dengan kenyataan, seperti merasa diri nabi ). Alviz golongan anti cemas. Doktermu ngasih itu mungkin sesuai dengan gejala yang ada pada dirimu. Kalau mau info lebih banyak tentang obat itu lebih baik tanya langsung psikiatermu. :)

    ReplyDelete
  22. Hi, salam Kenal, ibu saya sudah 2 tahun mengkonsumsi Neripros hingga hari ini, intensitas halusinasi tentu sudah sangat banyak berkurang, tapi ada efek samping lain badannya kelihatan kaku dan sejauh ini di imbangi thrihexyphenidyl, apa ada obat lain untuk mengurangi kekakuannya. apakah skizofrenia bisa sembuh?

    ReplyDelete
  23. seberapa besar perbedaan dan kesembuhan Neripros diproduksi Pharos dibanding resperidon generik?

    ReplyDelete
  24. Masalah obat, disini saya hanya memberikan informasi tentang obat-obat yang pernah saya minum. Jika bertanya apa ada obat yang baik untuk selain diri saya, tentunya bukan kapasitas saya untuk menjawabnya, tetapi dokternya. Masalah kesembuhan juga saya tidak bisa menjawab iya atau tidak. Sembuh pun relatif. Persepsi sembuh bisa berbeda tiap orang. Yang pasti setiap pengobatan ditujukan agar pasien kembali berfungsi optimal. Nah seberapa optimal itu ya berbeda. Jadi saya nggak bisa menjawab bisa sembuh atau tidak. Efektivitas obat paten dan generik juga saya kurang tahu karena belum pernah membaca data statistik dari penelitian. Atau mungkin belum ada yang meneliti hal tersebut. Bisa ditanyakan pada dokter yang merawat ibu anda. Ya mohon maaf jawaban saya memang hanya bisa sebatas ini. Semoga bisa mendapat jawaban yang lebih baik dari ahlinya.

    ReplyDelete
  25. Sekedar sharing dan ingin mengajukan pertanyaan, sy sbelumnya mengkomsumsi clozapine 2 thn terus udh rasa membaik kondisi lalu sy berhenti krn byk efek samping yg saya rasakan seperti kenaikan berat badan dan otot muka dan rahang yg terasa kaku serta otot mata yg kdang susah dikendalikan. Naik berat bdan saja sudah bikin stress krn efeknya takut suami melihat yg lebih langsing..anyway bln lalu dokter mengganti obat sy menjadi abilfy dan stelah sbulan udh merasa lebih enak saya hentikan lg pengobatannya dengan arti kata sy sudah bisa atau ingin mengkontrol hidup saya dgn kekuatan diri sebdiri dan menyerahkan kehidupan ini seluruhnya ke tangan TUHAN dengan selalu bersyukur dan berdoa. Namun setelah sy lepas obat abilify rasanya otak saya susah skali berkonsentrasi dan tidak bisa fokus, susah sekali untuk merasa tenang seperti ingin bergerak setiap waktu serta suka merasa kebingungan yg berlebihan,nyaris seperti ingin pingsan jika sy berkonsentrasi penuh. Dan satu lagi yg menurut saya paling mengganggu susah menggucapkan kalimat atau berbicara panjang lebar dgn konsentrasi tinggi. Yg saya ingin tanyakan apakah ini efek samping dari penggunaan obat yg slama ini saya minum krn yg saya baca informasi dr google bhw memang efek samping meminum obat antipsikotik dpt menyebabkan kerusakan zat didlm otak walaupun kasusnya jarang terjadi. Adakah obat penenang yg tidak menimbulkan kegemukan? Saat ini sy sedang program menurunkan berat badan dgn menggunakan salah satu produk herbal ternama hasilnya lumayanlah dan bdan lebbih terasa jauh lebih sehat dan tidak kaku. Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  26. Oh satu lagi pertanyaan saya, Apakah bisa dengan mengkomsumsi minyak ikan atau vitamin untuk otak dapat membantu stabilitas berpikir dan meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Terima kasih.

    ReplyDelete
  27. Penggunaan obat psikiatri memang harus dalam pengawasan dokter yang merawat. Jika ada efek samping baiknya dikonsultasikan ke dokternya. Beberapa obat memang memiliki efek samping dan respon di tiap orangnya berbeda-beda. Tapi sepenglihatan saya biasanya efek samping itu hilang jika obatnya tidak diminum lagi. Susah konsentrasi dan hal lain yang anda sebutkan bisa jadi efek samping atau mungkin gejala bahwa tubuh masih membutuhkan obat. Sebaiknya dikonsultasikan lagi. Setahu saya abilify paling aman untuk berat badan. Minum vitamin boleh2 saja untuk menjaga kesehatan.

    ReplyDelete